Pohon Tebu, Bagiannya Dan Langkah Pengolahannya Menjadi Gula Pasir

Halo temen-temen, video kali ini saya akan membahas sedikit tentang pohon atau tanaman tebu. Yang sebenernya saya juga agak rancu, tebu itu masuk ke dalam tanaman buah apa sayur yak…maksudnya dalam kategori umum ya, temen-temen, bukan kategori ilmiahnya.

Dalam bahasa inggris, tebu disebut dengan Sugar Cane dan dalam bahasa latin disebut Saccharum Officinarum yang umumnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula pasir dan vetsin. Tebu bagus ditanam di daerah beriklim tropis atau dengan kata lain, cocok di Indonesia dong. Termasuk jenis rumput-rumputan, kalau kita lihat dalam video ini memang bentuknya merumpun gitu ya…mirip rumput raksasa atau bambu. Umur siap panennya kurang lebih 1 tahun. Di Indonesia, tebu banyak dibudidayakan di Jawa dan Sumatera.

Dilihat dari jenis tanah, tanaman tebu dapat tumbuh baik pada berbagai jenis tanah seperti tanah alluvial, grumosol, latosol dan regusol dengan ketinggian antara 0–1400 m diatas permukaan laut. Akan tetapi lahan yang paling sesuai adalah kurang dari 500 m diatas permukaan laut. Sedangkan pada ketinggian 1200 m diatas permukaan laut pertumbuhan tanaman relative lambat.

Batang tanaman tebu berdiri lurus dan beruas-ruas yang dibatasi dengan buku-buku. Pada setiap buku terdapat mata tunas. Batang tanaman tebu berasal dari mata tunas yang berada dibawah tanah yang tumbuh keluar dan berkembang membentuk rumpun. Diameter batang antara 3-5 cm dengan tinggi batang antara 2-5 meter dan tidak bercabang.

Akar tanaman tebu termasuk akar serabut tidak panjang yang tumbuh dari cincin tunas anakan. Pada fase pertumbuhan batang, terbentuk pula akar dibagian yang lebih atas akibat pemberian tanah sebagai tempat tumbuh.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pengolahan tebu menjadi gula yang dikenal masyarakat.

  1. Pengolahan Awal

    Merupakan proses pemilahan tebu yang memenuhi syarat produksi. Kriteria yang masuk biasanya adalah tebu yang matang, bersih dan segar.

  2. Penggilingan

    Proses ini merupakan proses inti dari pembuatan gula pasir. Biasanya tebu akan digiling sampai 10 kali dengan 5 unit alat giling.

  3. Pemurnian

    Proses ini dijalankan setelah hasil perasan tebu didapatkan yang gunanya memisahkan bahan non gula, biasanya menggunakan proses defekasi dan sulfitasi.

  4. Penguapan

    Proses keempat ini bertujuan mendapatkan air perasan tebu murni menjadi lebih kental yang memudahkannya dalam proses kristalisasi nantinya. Penguapan biasanya dilakukan dengan temperatur 65-110 derajat celcius.

  5. Kristalisasi

    Setelah proses penguapan dan bahan menjadi kental, pada tahap kristalisasi ini gula akan terpisah dari kotoran-kotoran yang ada pada tahap sebelumnya.

  6. Putaran

    Pada proses ini dilakukan pemisahan kristal dengan larutan yang biasanya masih menempel pada kristal.

  7. Pengeringan dan Pendinginan

    Proses ini dilakukan pada 2 mesin yang berbeda guna mendapatkan gula dengan kualitas terbaik yang kering dan murni.

Waktu saya kecil, di kota Medan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tebu banyak dijumpai di Sumatera juga, saya sering makan tebu yang tumbuh liar di lapangan depan rumah. Buka kulitnya juga ngga pake pisau, temen-temen, cukup pake gigi, namanya juga anak-anak ya..skalian bermain

Follow link berikut ini:
Youtube: SetiawanAP
Flickr: SetiawanAP
Instagram: SetiawanAP
Facebook: SetiawanAP
(Setiawan AP – Channel Youtube)